Info Sekolah
Sabtu, 20 Jul 2024
  • Mari bersama sama menerapkan 5M guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sehat di mulai dari saya.
18 Mei 2024

Peringatan Hari Kartini dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri 2 Madiun

Sabtu, 18 Mei 2024 Kategori : Uncategorized

Bertepatan dengan Hari Kartini pada Minggu (21/04/2024), SMA Negeri 2 Madiun juga melaksanakan kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada hari Kamis (18/04/2024). Tema yang diusung untuk kelas X sendiri yaitu ‘Bhinneka Tunggal Ika’ yang menggambarkan keragaman suku dari berbagai daerah di Indonesia, sedangkan kelas XI bertemakan ‘Kearifan lokal’. Peserta didik kelas X dan XI akan membawakan penampilan sesuai undian yang telah didapatkan. Penampilan ini tentunya berkelompok sesuai dengan kelas masing-masing. Dalam mempersiapkan serangkaian kegiatan P5, bapak dan ibu guru SMA Negeri 2 Madiun juga turut aktif membantu, memfasilitasi dan memotivasi peserta didik.

Pada hari pertama P5 peserta didik mengerjakan LKPD dan melakukan presentasi berkaitan dengan tema P5. Kegiatan pertama ini bertujuan agar peserta didik mampu menganalisis berbagai macam kebudayaan dan manfaatnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dilanjut hari kedua, seluruh peserta didik kelas XI menyaksikan video mengenai permainan tradisional dan menganalisis isi dari video tersebut. Sedangkan peserta didik kelas X membuat perencanaan sekaligus laporan mengenai kegiatan P5 mulai dari awal sampai akhir nanti. Lebih lanjut, peserta didik dipersilakan untuk mempersiapkan penampilan sesuai tema masing-masing dan stand bazar pada saat acara puncak P5 di lapangan basket SMA Negeri 2 Madiun.

Pada hari Senin (22/04/2024) seluruh kelas XI akan mempresentasikan tema yang didapat ke setiap kelas dan nantinya tema ini yang akan ditampilkan pada saat seleksi penampilan hari Selasa (23/04/2024). Kelas X sendiri menyiapkan properti yang akan digunakan untuk penampilan drama yang akan ditampilkan sesuai dengan suku yang didapat. Tidak hanya menyiapkan satu penampilan, tapi para siswa diminta untuk menyiapkan beberapa penampilan, baik dari kelas X atau pun kelas XI diantaranya adalah; drama ketoprak, bazaar makanan tradional khas daerah, lomba poster digital, fashion show pakaian adat, drama prosesi upacara adat temu manten, tarian tradisional dan sebagainya. Lebih lanjut, para mahasiswa asal Filipina yang sedang menjalankan internship di SMA Negeri 2 Madiun pun juga ikut serta menampilkan tarian tradisional Filipina. Sehingga peserta didik juga terbuka wawasannya tentang menghargai budaya asing.

Persiapan bazar makanan tradisional khas daerah sendiri dilaksanakan pada Kamis (25/04/2024). Makanan tradisional khas daerah yang dijajakan di stand bazar dimasak oleh peserta didik sendiri. Seluruh peserta didik kelas X dan XI bekerja sama untuk menampilkan drama, seni tari dan seni bela diri yang berkaitan dengan tema. Suasana meriah dan antusiasme tinggi terlihat ketika puncak acara P5. Jajanan tradisional daerah dari berbagai stand bazar tersedia berdasarkan tema khas dari masing-masing kelas. Semua peserta didik tampak menikmati jajanan tradisional yang dibeli di satnd bazar. Fashion show untuk memperingati hari kartini pun ditampilkan pada saat itu, lantas dilanjut dengan penampilan band dan kesenian lainnya.

Puncak P5 ini ditutup dengan pengumuman pemenang dari berbagai kategori mulai dari stand bazar terbaik, penampilan terbaik, lomba poster digital dan sebagainya. Acara yang bertujuan untuk mengenalkan sekaligus menanamkan rasa cinta peserta didik terhadap budaya dan kearifan lokal ini pun berjalan dengan lancar. Seluruh peserta didik dapat memaknai bahwa setiap perbedaan budaya dan kearifan lokal bukan penghalang untuk saling bersatu, berdamai dan saling menghargai satu sama lain. Diharapkan adanya serangkaian kegiatan P5 ini mampu menanamkan rasa cinta peserta didik terhadap bangsa dan negara tercinta Indonesia. Sehingga dapat menjadi motivasi untuk terus berkreasi dan berinovasi untuk kemajuan bangsa. Peserta didik juga diharapakan mampu meningkatkan rasa toleransi terhadap berbagai macam kebudayaan dan adat yang berbeda di negara Indonesia. Sehingga tercipta rasa kekeluargaan dan persatuan yang mengakar sampai ke dalam jiwa dan raga.

***

Ditulis oleh:

Theresia Luvhana Ratri (Ketua ekskul jurnalistik SMAN 2 Madiun)

Adinda Ilva Prasastya Rakesya Putri (Anggota ekskul jurnalistik SMAN 2 Madiun)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar