Mengisi masa libur kenaikan kelas tahun pelajaran 2025/2026, SMAN 2 Madiun menggelar kegiatan peningkatan kompetensi bagi tenaga pendidik. Langkah ini diambil sekolah sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikan, sekaligus menyelaraskan kemampuan guru dengan perkembangan teknologi dan standar evaluasi nasional terbaru. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk bimbingan teknis (bimtek) ini berlangsung selama dua hari, yaitu Rabu – Kamis, 24 – 25 Juni 2026.

Pada hari pertama, fokus bimbingan teknis diarahkan pada penguatan implementasi pembelajaran digital. Menghadirkan Bapak Lathif Zamroni, S.Kom., M.Pd. sebagai narasumber utama. Para guru diajak untuk mendalami pengembangan sistem e-learning sekolah. Pada kegiatan ini, para guru tidak hanya mendapatkan pemahaman teoretis, tetapi juga praktik langsung dalam mengoptimalkan platform digital sekolah agar proses belajar-mengajar ke depan menjadi lebih interaktif, efisien, dan maksimal.
Memasuki hari kedua, kegiatan bimbingan teknis beralih pada peningkatan kualitas instrumen evaluasi melalui penyusunan soal berstandar nasional. Sesi krusial ini dipandu narasumber Bapak Mustain, S.Pd., M.Pd., guru senior yang memiliki banyak pengalaman dalam penyusunan soal, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Fokus utama pada hari kedua ini adalah membekali para guru dengan strategi dan teknik penyusunan soal yang setara dengan standar Tes Kemampuan Akademik (TKA) serta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), yang mencakup penguatan aspek literasi dan numerasi. Guru diajak untuk mulai membedah CP dan TP untuk diturunkan menjadi indikator soal hingga menyusun soal yang langsung dipresentasikan untuk saling memberikan masukan antarguru.

Kepala SMAN 2 Madiun, Anim Hadisusanto, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa sinergi antara penguasaan teknologi pembelajaran dan kemampuan menyusun evaluasi yang berstandar tinggi adalah kunci sukses mengantarkan siswa menghadapi tantangan masa depan. Dengan adanya bimtek ini, diharapkan para guru mampu menyajikan materi yang adaptif sekaligus melatih nalar kritis siswa melalui model soal-soal berkualitas sejak di bangku kelas.
Kegiatan bimbingan teknis ini ditutup dengan antusiasme tinggi dari seluruh guru yang siap mengimplementasikan ilmu baru pada tahun ajaran mendatang. Melalui inovasi e-learning yang matang dan pengondisian soal-soal standar TKA dan UTBK yang intensif, SMAN 2 Madiun optimis dapat terus mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing tinggi, dan siap menembus pendidikan tinggi negeri impian.

Tinggalkan Komentar