Info Sekolah
Senin, 08 Des 2025
  • SMAN 2 MADIUN -- SEKOLAH PRESTASI -- Widya Tinata Ambuka Budi
  • SMAN 2 MADIUN -- SEKOLAH PRESTASI -- Widya Tinata Ambuka Budi
5 Agustus 2025

Asesmen Nasional: Evaluasi untuk Pemetaan Mutu Pendidikan

Sel, 5 Agustus 2025 Dibaca 113x Kurikulum

Asesmen Nasional (AN) adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memetakan mutu pendidikan pada seluruh satuan pendidikan secara berkala dan mendorong perbaikan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Asesmen Nasional memotret input, proses, dan luaran pembelajaran di seluruh satuan pendidikan. AN tidak mengukur capaian siswa secara individu, melainkan untuk melihat dan mengevaluasi kualitas proses pembelajaran dan hasil pembelajaran secara menyeluruh.

Dasar hukum yang mendasari implementasi AN adalah UU Sisdiknas Tahun 2003 Pasal 57 dan 59, serta Permendikbudristek Nomor 17 Tahun 2021 tentang Asesmen Nasional. Peraturan tersebut menjelaskan bahwa Asesmen Nasional bertujuan sebagai evaluasi sistem pendidikan untuk memperoleh gambaran mutu yang bisa dipantau secara berkala dan berorientasi pada upaya perbaikan sistem pendidikan dasar, menengah, dan kesetaraan.

AN terdiri atas tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) untuk mengukur literasi membaca dan literasi numerasi, Survei Karakter Untuk mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter murid, dan Survei Lingkungan Belajar yang digunakan Untuk mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat sekolah. Hasil Asesmen Nasional ini akan tertuang dalam rapor pendidikan tahunan.

Tahun 2025 ini, Asesmen Nasional SMA dilaksanakan Senin dan Selasa, 4 dan 5 Agustus 2025. Asesmen Nasional 2025 di SMAN 2 Madiun diikuti oleh sebanyak 50 siswa dari kelas XI sebagai sampling, yang terdiri dari 45 siswa peserta utama dan 5 siswa cadangan. Siswa yang mengikuti Asesmen Nasional adalah siswa yang terpilih secara acak (random) di setiap satuan pendidikan dengan metode yang ditetapkan oleh melalui Data Pokok Pendidikan di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Selama dua hari pelaksanaan, seluruh rangkaian ujian berjalan dengan lancar, aman, dan tenang. Peserta ujian terlihat antusias dalam mengerjakan soal-soal asesmen. Dalam pelaksanaan ANBK, kepengawasan dilakukan secara silang, yaitu pengawas yang bertugas berasal dari sekolah atau lain. Sistem pengawasan silang ini diterapkan untuk menjaga integritas, objektivitas, dan kredibilitas proses asesmen. Dengan terselenggaranya ANBK ini, diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kualitas pendidikan di SMAN 2 Madiun serta menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan mutu pembelajaran di masa mendatang. Melalui ANBK, diharapkan bahwa sistem pendidikan dapat terus ditingkatkan melalui evaluasi yang teliti dan terarah. Dengan pelaksanaan ANBK ini, mutu pendidikan di Indonesia dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi para siswa dan seluruh pemangku kepentingan di dunia pendidikan.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar